Jumat, 15 Januari 2010

Antara KL dan Tokyo (3)

Ada sedikit kejutan sebelum pesawat berangkat ke Tokyo.

Karena males buat nunggu di ruang tunggu en mau internetan aja, kita pada nunggu di ruang lain yang nggak seberapa jauh dari ruang tunggu. Herannya, kok pesawat kita nggak dipanggil-panggil yah padahal sudah lewat waktunya buat boarding. Akhirnya, kita mutusin buat ke toilet en nunggu di ruang tunggu aja. Ternyata pas di toilet, nama kita berdua udah dipanggil-panggil karena pesawat mau takeoff! Hahh??? Kok nggak ada pengumuman tahu-tahu mau takeoff?? Langsung deh kita lari-lari kesana..

Sampe di pemeriksaan tas dan boarding pass, boarding pass ku ditahan sama petugasnya sementara punya Maya enggak. Aku sampe heran. Dan lebih heran lagi waktu petugasnya bilang,” miss chicha, your ticket has been upgraded to business class.” What?? Percakapan selanjutnya kira2 begini: Terus maya gimana? Punyanya Maya tetap di economy class. Apa kita nggak bisa sebangku bareng? Bangkunya udah diisi orang, jadi punyamu yang kita upgrade. Apa punyanya maya nggak bisa dinaikin juga ke business class? Nggak bisa. Dan percakapan ditutup dengan ancaman dari petugas: kalo kamu nggak mau, kita akan upgrade bangku orang lain dan toh kalian tetap aja bakalan duduk pisah! Langsung deh aku diem dan setuju daripada ntar mereka berubah pikiran!

Yeehaaa.. lucky me! Sorry ya, may.. ini bukan mauku lohh... hehehe.


Ngeliat bangku business class langsung membuat aku pengen tidur. Kursi yang lebar dan bisa dijadiin kayak tempat tidur. Langsung aku buru-buru siap-siap mau tidur. Pasang selimut, pake kaos kaki, minta penutup mata, dan pasang posisi bantal di tempat yang enak dan posisi tidur juga!

Ternyata oh ternyata.....

Di business class ada enaknya dan ada nggak enaknya juga. Pramugari lalu lalang untuk kasih goody bag, sama apapun yang kita perluin bahkan tanpa diminta! Tapi itu dia yang akhirnya malah bikin aku nggak bisa tidur.... huhuhu....


Kursi yang nyaman VS suasana baru.
RESULT: Kursi nyaman KO!!




Aku nggak bisa tidur sama sekaliiiiiiiiii.... sampe akhirnya minta white wine ke pramugarinya supaya bisa tidur. Minum alkohol biasanya bikin aku ngantuk.

Kursi yang nyaman+White wine VS suasana baru.

Result: Kursi nyaman+white wine tetap KO!

Nggak kehilangan akal, aku nyalain TV saja deh supaya bisa ngantuk.
Pilihan bulan itu: Fast&Furious, Knowing, Night At The Museum, Ever After, Star Wars, A Beautiful Mind, The Proposal, etc. Pilihan jatuh ke The Proposal. Mayan lah, ntn ulang.

Believe it or not, aku masih nggak bisa tidur juga. Dan kondisi tambah parah gara-gara ada badai di Philippine! Pesawat goyangnya minta ampun!

Ngantuk+masuk angin+perut terkocok2 = MUNTAH!

Untung di toiletnya disediain sikat gigi ama odol juga. Langsung sikatan habis muntah-muntah. Tinggal duduk terdiam di kursi dan membayangkan nasib Maya yang di bangku lebih belakang.

Sampe di Tokyo, ternyata Maya seger boo... dia bisa tidur! Hehehe.

Aku sekarang ngerti kenapa punyaku di upgrade ke business class. Tuhan tahu, aku bakalan nggak tahan kalau duduk di economy class. Business class aja udah nggak karu-karuan, apalagi di economy. Pasti kondisi bakalan lebih parah! keluar dari pesawat, aku berjalan dengan lemas, mual, dan kepala pusing. But, thanks God aku dapet business class...

To be continued...


Buat kamu yg pengen ke Jepang dengan biaya murah, klik disini:

http://www.travelhemat.com/travelhemat-jepang/?id=chicha6783